ALIRAN BEHAVIORISME PDF

Seseorang yang tingkah lakunya berbeda dari norma yang berlaku dalam masyarakat disebut abnormal. Normanorma tersebut berbeda antara masyarakat yang satu dengan yang lainnya. Suatu perilaku yang dianggap normal pada suatu masyarakat belum tentu dianggap normal oleh masyarakat lain. Namun demikian, tidak ada satu masyarakat pun yang tidak memiliki norma sosial bagi tingkah laku, norma moral, etis maupun hukum.

Author:Melmaran Kajikasa
Country:Sri Lanka
Language:English (Spanish)
Genre:Personal Growth
Published (Last):10 October 2013
Pages:313
PDF File Size:10.37 Mb
ePub File Size:18.54 Mb
ISBN:239-1-86693-382-3
Downloads:56745
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Dilmaran



Seseorang yang tingkah lakunya berbeda dari norma yang berlaku dalam masyarakat disebut abnormal. Normanorma tersebut berbeda antara masyarakat yang satu dengan yang lainnya. Suatu perilaku yang dianggap normal pada suatu masyarakat belum tentu dianggap normal oleh masyarakat lain. Namun demikian, tidak ada satu masyarakat pun yang tidak memiliki norma sosial bagi tingkah laku, norma moral, etis maupun hukum. Oleh karena itu satu kriteria untuk mendefinisikan perilaku abnormal adalah pelanggaran terhadap norma.

Skinner berpendapat bahwa tingkah laku abnormal berkembang dengan prinsip yang sama dengan perilaku normal. Oleh karena itu, menurutnya tingkah laku abnormal dapat diganti dengan tingkah laku normal dengan cara sederhana, yakni dengan memanipulasi lingkungan.

Konsep impuls id yang tertekan, inferiority complexes, anxiety, ego defence, krisis identitas, konflik ego-super ego adalah penjelasan yang mengkhayal. Kelainan tingkah laku tersebut adalah kegagalan belajar membuat seperangkat respon yang tepat. Kelainan tersebut antara lain : 1. Kekurangan tingkah laku behavior deficit Tidak memiliki repertoire respon yang dikehendaki karena miskin reinforcement 2.

Kesalahan penguatan schedule reinforcement error Pilihan responnya tepat tetapi reinforcement diterima secara tidak benar sehingga organisme cenderung memakai respon yang tidak dikehendaki. Kesalahan memahami stimulus failure in discriminating stimulus Sering terjadi pada penderita skizoprenik dan psikotik lainnya, yakni orang yang gagal memilah tanda-tanda yang ada pada stimulus sehingga stimulus yang benar dihubungkan dengan hukuman dan yang salah dihubungkan dengan reinforcement.

Akibatnya akan terjadi pembentukan tingkah laku yang tidak dikehendaki 4. Merespon secara salah inapropiate set of response Terkait dengan ketidakmampuan mengenali penanda spesifik suatu stimulus, orang akhirnya mengembangkan respon yang salah.

Karena justru respon itu yang mendapat reinforcement. Dapat disimpulkan bahwa tingkah laku abnormal harus dipahami melalui sejarah reinforcement yang diterima seseorang. Tingkah laku abnormal itu dapat diganti dengan cara sederhana, yakni dengan memanipulasi reinforcement lingkungan,, mengikuti kondisioning operan dan kondisioning responden.

Kriteria terkenal untuk mendefinisikan perilaku abnormal adalah pelanggaran norma sosial, disamping penyimpangan dari norma-norma statistik, ketidaksenangan pribadi, perilaku maladaptif, gejala salah suai, tekanan batin dan ketidakmatangan. Pada dasarnya, setiap masyarakat mempunyai seperangkat norma yang lengkap atau aturan untuk perilaku, yang meliputi hampir semua aspek kehidupan. Sebagai contoh, dalam masyarakat kita, norma menetapkan bahwa kita harus mengenakan pakaian didepan umum.

Masyarakat lain mempunyai aturan yang berbeda, karena norma relatif terhadap waktu dan tempat. Tetapi pada umumnya kita mengganggap norma itu tidak relatif tetapi mutlak, Oleh karena itu pelanggaran terhadap norma dipandang sangat serius, dan orang-orang yang berjalan dengan telanjang dianggap sebagai orang yang abnormal.

Penyimpangan dari Norma Statistik Menurut kriteria ini, kata abnormal berarti menyimpang dari normal, yaitu setiap hal yang luar biasa, tidak lazim, atau secara harfiah menyimpang dari hal-hal yang biasa.

Dalam kaitan ini, banyak karakteristik, seperti tinggi badan, berat badan, kecerdasan atau intelegensi, mencakup suatu rentang nilai jika diukur pada suatu populasi. Sebagian besar orang berada didalam rentang pertengahan tinggi badan, sementara sedikit individu adalah jangkung secara abnormal atau pendek secara abnormal.

Salah satu definisi abnormalitas didasarkan pada frekuensi statistik : perilaku abnormal adalah perilaku yang secara statistik jarang atau menyimpang dari normal. Akan tetapi menurut definisi.

EXPLORING STORYBOARDING WENDY TUMMINELLO PDF

PSIKOLOGI ALIRAN BEHAVIORISME

November 07, Teori Belajar Behaviorisme Behaviorisme adalah teori perkembangan perilaku, yang dapat diukur, diamati dan dihasilkan oleh respons pelajar terhadap rangsangan. Tanggapan terhadap rangsangan dapat diperkuat dengan umpan balik positif atau negatif terhadap perilaku kondisi yang diinginkan. Hukuman kadang-kadang digunakan dalam menghilangkan atau mengurangi tindakan tidak benar, diikuti dengan menjelaskan tindakan yang diinginkan. Pendidikan behaviorisme merupakan kunci dalam mengembangkan keterampilan dasar dan dasar-dasar pemahaman dalam semua bidang subjek dan manajemen kelas. Ada ahli yang menyebutkan bahwa teori belajar behavioristik adalah perubahan perilaku yang dapat diamati, diukur dan dinilai secara konkret. Ciri dari teori belajar behaviorisme adalah mengutamakan unsur-unsur dan bagian kecil, bersifat mekanistis, menekankan peranan lingkungan, mementingkan pembentukan reaksi atau respon, menekankan pentingnya latihan, mementingkan mekanisme hasil belajar,mementingkan peranan kemampuan dan hasil belajar yang diperoleh adalah munculnya perilaku yang diinginkan.

CCN 3196 PDF

Navigasi pos

Aliran Psikologi Behaviorisme Aliran psikologi behaviorisme adalah sebuah aliran dalam psikologi yang didirikan oleh John B. Watson pada tahun yang berpendapat bahwa perilaku harus merupakan unsur subyek tunggal psikologi. Behaviorisme merupakan aliran revolusioner, kuat dan berpengaruh, serta memiliki akar sejarah yang cukup dalam. Behaviorisme lahir sebagai reaksi terhadap introspeksionisme yang menganalisis jiwa manusia berdasarkan laporan-laporan subjektif dan juga psikoanalisis yang berbicara tentang alam bawah sadar yang tidak tampak.

DAVID GOLEMAN INTELLIGENZA EMOTIVA PDF

Behaviorisme

Okt 2, Psikologi Umum Behaviorisme adalah sebuah aliran dalam psikologi yang didirikan oleh John B. Watson pada tahun yang berpendapat bahwa perilaku harus merupakan unsur subyek tunggal psikologi. Behaviorisme merupakan aliran revolusioner, kuat dan berpengaruh, serta memiliki akar sejarah yang cukup dalam. Behaviorisme lahir sebagai reaksi terhadap introspeksionisme yang menganalisis jiwa manusia berdasarkan laporan-laporan subjektif dan juga psikoanalisis yang berbicara tentang alam bawah sadar yang tidak tampak. Behaviorisme secara keras menolak unsur-unsur kesadaran yang tidak nyata sebagai obyek studi dari psikologi, dan membatasi diri pada studi tentang perilaku yang nyata. Dengan demikian, Behaviorisme tidak setuju dengan penguraian jiwa ke dalam elemen seperti yang dipercayai oleh strukturalism. Berarti juga behaviorisme sudah melangkah lebih jauh dari fungsionalisme yang masih mengakui adanya jiwa dan masih memfokuskan diri pada proses-proses mental.

LA LEYENDA DE BAGGER VANCE PDF

Teori Belajar Behaviorisme

Perubahan perilaku manusia sangat dipengaruhi lingkungan Mementingkan bagian-bagian terpisah, artinya manusia itu terdiri dari bagian-bagian Mengamati perilaku manusi yang terjadi karena reaksi-reaksi yang berpengaruh stimulus Perubahan tingkah laku sebagai hasil belajar itu bersifat mekanis. Artinya perilaku manusia itu sama seperti mesin dan gejala-gelaja alam. Perilaku manusia sangat ditentukan oleh masa lalu. Artinya pengalaman-pengalaman yang pernah terjadi akan mempengaruhi perilaku manusia. Pembentukan perilaku manusia lebih banyak dipengaruhi oleh proses pembiasaan.

Related Articles